Wednesday, February 7, 2018

Myhome

Read More ->>

Wednesday, January 31, 2018

Pelukis Termuda

Aelita Andre adalah pelukis abstrak termuda di dunia.








Read More ->>

Wednesday, January 17, 2018

CORETAN TERAKHIR KEPADA KAWAN
Oleh Nadya Nur Oktaviani

Ketika sore mulai ranum
Angin petang menyentuh kulit
Apa kau kira desau angin itu seperti biasanya ?
Kali ini tidak

Bukankah esok lusa kita akan beranjak dari sini !
Meninggalkan semua memori
Senyummu indah kawan, tapi bagiku tidak
Ini adalah selamat berpisah yang tak terucap

Harusnya aku tega melepas semua tentang kita
Namun cobalah sekali lagi iringi kepergianku tanpa lelah doa
Sorepun beranjak malam
Sunyinya menusuk hati

Aku sedang teringat
Tepatnya mengingat kebersamaan yang panjang
Melewati masa demi masa
Melewati hari demi hari

Kita tak sedang beringus atau menangis tanpa sebab dipojok kelas
Kita juga tak sedang kesal atau menggerutu
Karena bapak dan ibu guru tak memahami kita
Aku menggigil di pucuk malam

Aku ingat betul kita pernah
Tertawa, menangis, gelisah dan terluka bersama
Ayo kawan kita lekas berkemas
Malam tak selamanya menjaga kita dari matahari pagi

Siang adalah bayangan nyata
Kenyataan yang tak mampu kita hindari
Bahwa hari ini kita mulai berjalan sendiri
Selamat jalan kawan....Selamat jalan  


Read More ->>

Wednesday, January 10, 2018



7 Tips Belajar Menyukai Matematika
Masih males belajar matematika, jangan lagi!! Kalau pada postingan sebelumnya saya sudah membahas bahwa matematika itu sebenarnya tidak sulit, maka pada kali ini saya akan  mengupas tips belajar  matematika yang akan membuat kalian menyukai atau bahkan jatuh cinta pada matematika. Sebenarnya tips ini bisa dipraktekkan pada semua mata pelajaran lain. 

7 Tips Belajar Menyukai Matematika
Berikut 7 (tujuh) tips belajar matematika yang baik:
1. Biasakan jangan hanya menghafal.
Menghafal itu penting dalam proses pembelajaran, namun kebiasaan yang hanya menghafal akan membuat kalian seperti burung beo yang bisa bicara tapi tidak mengerti apa yang dikatakannya. Salah satu kelebihan manusia dibandingkan makhluk-Nya yang lain adalah dibekalinya kita akal. Akal kita jauh lebih pinter daripada komputer (kalian pasti sepakat karena komputer yang bikin juga manusia kan?..hehehe), namun dalam hal menghafal kita kalah dengan komputer, karena komputer diciptakan hanya untuk fungsi itu sedangkan pikiran kita tidak hanya kita gunakan untuk menghafal saja, masih banyak yang lain (mikir OSIS, ekstrakurikuler, belajar kelompok...atau pacarnya bagi yang sudah punya pacar hehehehe....)
2. Mengerti dan fahami
Nah, ini penting, pahami dan mengerti semua konsep yang diajarkan oleh guru kalian. Semua rumus atau formula itu tidak terjadi dengan sendirinya, tapi ada rangkaian proses yang menyertainya. Untuk itu pahami latar belakang yang menyebabkan lahirnya konsep atau rumus tersebut. Kebiasaan ini akan membantu kalian dalam menghafalkan rumus-rumus sehingga tidak mudah lupa dan akan teringat sampai suatu saat kalian ditanya oleh anak-anak kalian kelak...hehehehe.
3. Pelajari kembali materi yang disampaikan oleh guru dikelas sesampainya dirumah
Sesampainya pulang sekolah ganti baju, makan dan lakukan aktivitas harian di rumah kalian. Namun jangan lupa sisakan/sempatkan sedikit waktu untuk membaca/mempelajari kembali materi yang disampaikan oleh guru disekolah. 
4. Belajarlah sedikit tapi konsisten
Lebih baiknya banyak dan konsisten kan?. Tuhan lebih menyukai perbuatan baik yang dilakukan secara konsisten/teratur dan terus menerus meskipun sedikit daripada banyak tapi hanya sekali atau tidak konsisten. Mungkin kalian pernah dengar istilah SKS (Sistem Kebut Semalam)? Hindari cara belajar yang begini. Belajarlah secara rutin dan terus menerus, jangan saat ada ulangan atau ujian saja.
5. Berlatih dan berlatih menyelesaikan soal matematika
Jangan malas berlatih mengerjakan soal matematika. Berlatihlah terus menerus dan berulang. Semakin banyak kalian berlatih membuat kalian banyak menemukan model soal dan pemecahannya.
6. Carilah referensi yang lebih banyak
Janganlah hanya menjadikan bahan/materi guru dikelas sebagai satu-satunya referensi yang kalian miliki. Mintalah pada orang tua (mungkin dari simpanan uang jajan kalian...hehehe..berhemat) untuk membelikan buku pelajaran matematika yang relevan. Mungkin bagi kalian yang gemar berinternet ria, kalian bisa dapatkan artikel/tulisan tentang pelajaran matematika didunia maya. cari saja di mesin pencari seperti google materi apa/buku apa yang Anda kehendaki.
Referensi tersebut akan membantu kalian menambah wawasan dan pemahaman materi pelajaran.
7. Jangan malu untuk bertanya kepada yang lebih tahu
Malu bertanya sesat dijalan lo...jadi kalian jangan malu bertanya kepada orang yang lebih tahu tentang matematika, mungkin kakak kalian, bapak, ibu atau teman sekelas yang menurut kalian lebih mampu. Tidak ada salahnya juga kalian bertanya pada guru ketika pada saat belajar ada hal-hal yang menurut kalian tidak jelas.
Read More ->>

Friday, November 24, 2017

Negri Dongeng


NEGERI DONGENG: PELAJARAN HIDUP DALAM 6240 DETIK


Menurut saya,film ini sangat cocok untuk dilihat. Dengan mencurahkan sebuah pendapat mengenai salah satu karya anak negeri dalam bentuk film dokumenter, Negeri Dongeng.


Film dokumenter yang disutradarai Anggi Frisca dan tim Aksa7art ini berhasil membuat saya penasaran sejak pertama kali mengetahuinya. Perjalanan panjang pendakian 7 gunung di Indonesia itu, berhasil dikemas oleh tim menjadi sebuah pelajaran tentang kehidupan dalam durasi 6240 detik.

Negeri dongeng berhasil menguras emosi penonton bukan hanya karena cinematography atau konsepnya yang bagus, tetapi karena kejujurannya. Jatuh bangun pembuatan film ini terasa jelas. Proses ekspedisi yang dimulai pada November 2014 dan berakhir pada Mei 2016 cukup menggambarkan pentingnya sebuah konsistensi. Film ini membutuhkan waktu yang panjang, komitmen tim dan konsistensi berkarya dalam pembuatan film ini menjadi modal utama film ini dapat selesai.

Keberadaan Matthew dalam film ini menambah daya tarik saya terhadap film ini. Saya spechless menyaksikan anak berusia 9 tahun bisa menaklukan Puncak Mahameru, gunung tertinggi di Jawa. Ternyata, kehebatannya tak lepas dari peran keluarga dan ayahnya yang mengantarkannya menginjakan kaki di Puncak Mahameru.

Film ini mengajarkan bahwa kehidupan adalah sebuah pilihan. Ekspeditor dan tim berani mengambil keputusan untuk meninggalkan hiruk pikuk ibu kota, untuk bersusah-susah mendaki gunung. Banyak hal yang mereka korbankan, dari mulai waktu, uang, tenaga, keluarga, dan masih banyak lagi. Mereka juga membawa tanggung jawab untuk membawa sebuah karya dari pendakian mereka.

Melihat perjuangan tim dalam pendakian, membuat saya memiliki deskripsi baru mengenai seorang teman baik. Saya pun merasakan bahwa mendaki adalah sebuah proses untuk mengontrol ego. Bermain dengan alam membuat saya berpikir, sebenarnya apa yang perlu disombongkan dari seorang manusia? Ketika kita berada di alam, kita tidak ada apa-apanya. Manusia sangat kecil.

Yang saya suka, film ini sangat jujur. Tidak hanya keindahan dari puncak gunung saja yang dimunculkan, tetapi berbagai kesulitan pendakian juga diperlihatkan. Ini sangat menarik, sebagai edukasi untuk pemula bahwa naik gunung bukan hanya untuk pamer dan menjadi objek foto saja, tetapi lebih dari itu. Perjalanan lah yang menjadi pelajaran berharga dalam proses sebuah pendakian.

"Sebenarnya cara mengajarkan generasi muda untuk mencintai Indonesia tidak perlu dengan cara membaca sejarah dll. Cukup dengan menyuruh mereka menjelajahi Indonesia, mereka akan mencintai negeri ini"

Kutipan perkataan Gubernur NTB saat sedang berbincang membuat saya berpikir bahwa memang sebuah kecintaan harus dirasakan sendiri dan tidak bisa dipaksakan. Hal ini terganbar jelas dari semua ekspeditor, team, dan warior aksa bahwa mereka membuat film ini dengan hati. Kebanggan menjadi anak bangsa tergambar jelas ketika mereka berbicara mengenai Indonesia. Ada mata yang berbinar, ada haru yang tersirat.

Film ini bukan hanya film tentang naik gunung, tetapi lebih dari itu. Terima kasih aksa7art untuk karya ini. Setelah menonton filmnya, saya tahu mengapa  Aksa7art memviralkan hashtag #JokowiHarusNonton 
Read More ->>